Usai Disodomi, Pelaku Diduga Habisi Nyawa Korbannya, Begini Kronologisnya

oleh -917 views

SIDRAP, KATAINFO.com — Naas nasib dialami bocah lelaki Al Viqri Bin Hendra (8), salah seorang murid SD Negeri 2 Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap yang ditemukan meninggal dalam bak mandi, Rabu siang (12/2/2020) sekira pukul 12.02 Wita.

Korban yang beralamat di Kampung Kamirie, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, dianiaya dan dibunuh oleh pelaku, Avior Christover (16), salah seorang Sales Celecta Mandiri Sejahtera, Kota Parepare, yang beralamat di Kabupaten Pinrang.

Kronologis kejadian tersebut bermula ketika Avior bersama dua orang rekannya mendatangi rumah korban sekira pukul 10.30 Wita untuk menawarkan produk barang elektronik yang dijualnya.

Setelah pelaku menawarkan produk jualannya ke nenek korban, tiba-tiba korban, pulang dari sekolah, dan pada saat itu, si nenek korban meminta ijin sama pelaku untuk pergi beli ikan yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari lokasi rumah korban.

Sepulang membeli ikan, bersamaan pula datang adik korban dari sekolah, nenek korbanpun masuk kedapur untuk memasak, sehingga korban meminta izin turun kebawah kolom rumah untuk baring-baring.

Memanfaatkan kebersamaan, korban bersama tersangka main bersama, sedangkan adik korban bermain dengan dua orang rekan pelaku lainnya.

Disaat asyik bermain, tiba-tiba korban ke kamar mandi untuk buang air besar (BAB) yang beberapa saat kemudian disusul pelaku, namun tak berselang lama, adik korbanpun juga mau BAB dan teriak-teriak memanggil pelaku keluar.

Karena pelaku merasa terdesak, pelaku meminta adik korban menjalankan air guna mengalihkan perhatian, dan pada saat adik korban menuruti permintaan pelaku, pelakupun segera buru-buru keluar dalam keadaan gemetar dan tiba-tiba langsung menghilang.

Disaat pelaku keluar kamar mandi, adik korbanpun masuk BAB, namun dia tidak menyadari kalau kakaknya berada dalam bak mandi. Pada saat ingin mengambil timba untuk cebo, diapun tidak sadar kalau yang diangkat celana dalam kakaknya.

Melihat kakaknya sudah tidak bernyawa, adik korban bergegas memanggil orang tua dan neneknya untuk segera mengangkat korban dari dalam bak air dengan katinggian air setinggi 70 cm.

Sejumlah informasi yang berhasil dihimpun, sebelum dibunuh, korban terlebih dahulu diduga disodomi oleh pelaku.

“Kasus pembunuhan tersebut, saat ini di tangani Polsek Watang Pulu, dan pelakupun sudah diamankan guna pengusutan lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benni Pornika yang dikonfirmasi melalui ponselnya sesaat lalu. (Diah).

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *