Puluhan Warga Desak Bupati Copot Kadis Koperasi Jeneponto, Ini Alasannya

oleh -180 views

JENEPONTO, KATAINFO.com — Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan warga Jeneponto yang tergabung dalam Koalisi Aksi Pemuda 9 yang terdiri dari masyarakat keluarga korban dan aktivis, serta Forum Massa terkait dugaan kasus Asusila (Siri’), mendesak Bupati mencopot seorang pejabatnya.

Pejabat yang dimaksud adalah, Kepala Dinas Koperasi Jeneponto, ZBR yang diduga telah melakukan kasus asusila berupa pelecehan seksual terhadap salah seorang stafnya beberapa waktu lalu.

Aksi unjuk rasa yang dikoordinir Edwar Rudolfo dan Tuan Ero’ diikuti kurang lebih 50 orang warga lainnya, mendatangi kantor Bupati Jeneponto menggunakan 3 unit kendaraan roda empat, Salasa (3/9/2019), sekira pukul 10.30 Wita.

Di depan kantor Bupati, para pengunjuk rasa bergantian melakukan orasi menggunakan pengeras suara yang diangkut satu unit mobil bak terbuka dan membentangkan beberapa lembar spanduk yang salah satunya bertuliskan “Copot Kadis Cabul”, Kadis Koperasi Telah mencederai adat Siri’ Napacce di Butta Tutatea.

Pada bagian lain, pembawa orasi juga mendesak Kapolres Jeneponto agar tegas dan serius menangani perkara dugaan pelecehan seksual yang sudah dilaporkan, dan meminta kepada Bupati untuk mengevaluasi seluruh pejabat dalam rangka perbaikan moralotas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selanjutnya, para pengunjuk rasa meminta pula kepada pihak pemerintah untuk tidak mengintervensi proses hukum terkait indikasi pelecehan seksual yang melibatkan oknum Kadis Koperasi yang sementara berproses.

Usai melakukan orasi, sekira pukul 11.00 Wita, perwakilan pengunjuk rasa diterima Bupati Jeneponto, melalui Asisten III Pemkab Jeneponto, Haerul Gassing yang turut didampingi sejumlah pihak lainnya yang ikut memediasi masalah itu.

Dari hasil mediasi tersebut, para pengunjuk rasa mengajukan beberapa poin tuntutan yang selanjutnya akan disampikan kepada Bupati. Setelah diterima pihak Pemkab, para peserta unjuk rasa dengan tertib meninggalkan kantor bupati. (Lubis).

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *