Ini Cerita Mahasiswa Asal Sidrap Terkait Virus Corona di Tianjin China

oleh -414 views


SIDRAP, KATAINFO.com —
Ahmad Ridwan Kadir, salah seorang mahasiswa asal Sidrap yang menempuh study program Magister Bio-Engineering Tianjin University Of Science And Technology di China, memilih kembali pulang ke kampung halamannya.

Langkah tersebut dilakukan karena virus Corona yang mematikan itu sudah mulai mewabah di di Wuhan, Tiongkok sejak beberapa pekan terakhir.

Demikian disampaikan putra tunggal dari pasangan alm Abdul Kadir dan Basriani yang tiba dikampung halamannya dalam keedaan sehat di Jalan Bila, Desa Taccimpo, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap.

Ia menceritakan, sebelum meninggalkan Kota Tianjin, salah satu kota yang terpapar virus Corona, sempat mengabadikan suasana kota kondisi Tianjin.

“Tranportasi umum seperti bus terlihat sepi, hanya ada saya dan sang supir dalam bus tersebut, suasana bandara di Tianjin juga terlihat sepi, ujar alumni UIN Alauddin Makassar, Senin (3/2/2020).

Menurutnya, sejak mewabahnya virus itu, keadaan diluar kampusnya sangat sunyi dan sempat pindah dari kampus satu ke kamus lainnya, dan saya cuma sendiri di dalam bus yang saya tumpangi.

Dijelaskannya, untuk melakukan aktivitas disana, pemerintah setempat menganjurkan tidak mendatangi ditempat yang ramai dan tidak dianjurkan naik dikendaraan umum.

“Disana kita selalu was-was, setiap keluar dan masuk asrama maupun kampus harus mengenakan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan suhu tubuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah mahasiswa asal Sulawesi yang ada di Tiongkok, ada 200 orang lebih. Khusus di kota Tianjin yang ditempatinya itu ada 3 mahasiswa asal Sulawesi Selatan.

Dijelaskannya, bahwa sebelum dirinya pulang ke tanah air pada 27 Januari 2020 lalu, sudah ada 10 orang yang terkena virus corona di kota Tianjin, tempat dia kuliah.

“Saya pulang ke Indonesia atas inisiatif sendiri, karena sudah ada himbauan libur diperpanjang. Kemudian dia lapor ke dosen pembimbing dan dianjurkan pulang saja dulu sampai wabah ini meredah,”ujar Ahmad Ridwan. (Diah)

Untuk kembali ke Tianjin, sambung Ahmad Ridwan, masih menunggu pengumuman resmi dari kampus setelah kondisi sudah aman dan dinyatakan bebas dari virus tersebut.

Sekedar diketahui, alumni pondok pesantren Al Urwatul Wustqa itu, merupakan mahasiswa yang menempuh pendidikan pada program Magister Bio Engineering Tianjin University of Science and Technology, dan sudah 2,5 tahun berada di Negeri Cina yang saat ini sementara menyusun tesis. (Diah).

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *