Genap 100 Hari, AM Yusuf Ruby : DoaMu Sukses Bangkitkan Perekonomian Sidrap

oleh -218 views


Author : Jamaluddin Balli

Katasulsel, Sidrap — Tidak terasa, usia pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap H Dollah Mando – H Mahmud Yusuf (DoaMu), genap 100 hari.

Bagaimana dengan target 100 hari kerja DoaMu?

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidrap, AM Yusuf Ruby SE menilai positif. Dia mengklakm sebagian besar program jangka pendek yang ditargetkan di 100 hari kerja pemerintahan DoaMu terealisasi dengan baik.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati sukses melakukan apa yang pernah dijanjikan dan diinginkan masyarakat dalam 100 hari kerja,” ujar AM Yusuf Ruby di Pangkajene, Rabu, 10 April 2019

Beberapa yang program 100 hari kerja DoaMu yang dinilai terealisasi dengan baik tersebut, antara lain bagaimana pemerintahan DoaMu mamou mendorong sistem yang tepat untuk mendukung sektor pertanian.

Begitu pun, dengan mengusung visi “Mewujudkan Sidenreng Rappang sebagai Daerah Agribisnis yang maju dengan masyarakat religius, adil, aman dan sejahtera”, papar AM Yusuf Ruby, DoaMu juga mampu melakukan peningkatan kualitas dan akses layanan dasar pendidikan, kesehatan dan penyediaan lapangan kerja.

Termasuk, upaya peningkatan kualitas infrastruktur wilayah memperlancar mobilitas arus barang dan jasa serta mendorong Good Governance dan Elektoronic Governance.

Begitupun upaya mendorong Desa Cerdas (smart village), sehat, mandiri, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta memajukan kualitas beragama dan kearifan budaya lokal di Bumi Nene Mallomo

Dikatakan, 100 hari kerja DoaMu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap dinilai AM Yusuf Ruby telah mampu menjabarkan sejumlah program strategis.

Sebut saja misalnya, peningkatan mutu dan akses layanan pendidikan dan kesehatan. Kemudian, penguatan ekonomi lokal atau ekonomi kerakyatan.

“Seperti yang saya katakan di awal tadi bahea DoaMu juga sudah mampu mentrasfomasi sistem pertanian ke arah pertanian modern yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

Belum lagi, DoaMu sukses mendongkrak ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif.

Termasuk, peningkatan jaringan kerjasama investasi dan penanaman modal dan penyiapan lapangan kerja baru dan ketujuh pembangunan infrastruktur wilayah.

Plus, penguatan kapasitas birokrasi pemerintahan kecamatan, kelurahan dan desa. Serta penguatan dan pembinaan keagamaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pelestarian budaya lokal.

Selain itu, kata AM Yusuf Ruby, DoaMu juga sudah membuktikan untuk menjabarkan beberapa program jangka pendek. Sebut saja misalnya dengan Program Sidrap Bersinar, membuat Kota Pangkajene saat ini lebih semarak khususnya di malam hari.

Sidrap Bersinar, sebutnya, nyarid sudah diterapkan di 11 kecamatan di Kabupaten Sidrap.

Seiring itu, ada juga penyediaan fasilitas wifi gratis di ruang terbuka publik yakni area Pantai Kering dari pukul 6 sore sampai pukul 6 pagi pada Senin-Jumat dan 24 jam pada Sabtu dan Minggu.

Di sektor keagamaan, tahun ini Sidrap menjadi daerah pertama yang menggelar STQ, di mana 5 pemenangnya mendapat hadiah umrah.

Juga digencarkan kegiatan evaluasi dan silaturahmi bagi para imam masjid dan petugas syarak. Begitupun upaya membangkitkan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sidrap yang saat ini dipimpin Ny Hj Mulyani Dollah dan Hj Anita Mahmud sebagai wakil.

Gerakan Sidrap Hijau dan Bebas Sampah, juga telah dicanangkan H Dollah Mando. Program untuk menggungah kesadaran pentingnya menanam dan merawat pohon serta pentingnya hidup sehat dan bersih menjadi sangat relevan bagi Kabupaten Sidrap yang berpredikat sebagai daerah penerima Adipura.

Untuk pembinaan kepegawaian, Pemerintah Kabupaten Sidrap saat ini menggencarkan peningkatan kedisiplinan bagi ASN. Bupati H Dollah Mando bahkan memanggil langsung ASN yang datang terlambat serta melakukan penertiban ASN berkeliaran pada jam-jam kantor. Sementara itu, Olimpiade Guru Nasional (OGN) digelar untuk meningkatkan kualitas guru di Bumi Nene Mallomo.

Peresmian Sport Center Desa Mojong Kecamatan Watang Sidenreng baru-baru ini merupakan bukti upaya perubahan di sektor kepemudaan dan olahraga. Area yang dulunya tidak maksimal, berubah menjadi pusat olahraga bagi masyarakat dan diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain.

Begitu pun, DoaMu tetap melestarikan Musyawarah Tudang Sipulung (MTS), donor darah sukarela, pekan budaya, GELIS (Gerakan Literasi Sekolah), Lomba Senam Kreasi Wanuaku, Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lomba kebersihan SKPD dan yang lainnya

Disampaikan AM Yusuf Ruby, tidak mudah sebuah pemerintahan baru untuk bisa mengoptimalkan seluruh program kerja yang telah direncanakan. Apalagi dengan melihat kondisi keuangan di Sidrap yang boleh dikatakan masih seret melanjutkan pemerintahan yang lama.

“Saya kira semua menyadari itu. Tidak boleh semua langsung instan. Maka dari itu, saya menilai apa yang telah dilakukan DoaMu dalam 100 hati kerja, utamanya di sektor ekonomi tadi, sebagian besar sudah berhasil,” akunya.(rn)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *