Forum Germas Enrekang Temui Warga, Ini Tujuannya

oleh -58 views

ENREKANG, KATAINFO.com — Mengacu pada Inpres No 1 tahun 2017, tentang Gerakan Masyarakat Hidup sehat (Germas) menjadi landasan dalam akselarasi penguatan masyarakat hidup sehat dalam upaya Pencegahan Covid-19 di Enrekang,

Pandemi Covid-19 menghadirkan dampak bagi seluruh masyarkat, tak terkecuali di Kab.Enrekang, yang tercatat pernah memiliki.2 Kasus Postif Covid-19.

Mencermati Epidemi yang ada di Sulsel cukup signifikan, terdata 21 April 2020 lalu, sudah ada 374 orang dinyatakan positif Covid-19, dan 268 masih dirawat difasyankes.


Untuk itu, Forum Koordinasi Germas yg hari ini terdiri dari tim Bappeda Litbang Kab.Enrekang dan Dinkes Bidang Kesmas ikut andil bergerak memberikan informasi sehat dan penting terkait langkah dan upaya sehat dalam usaha pencegahan Covid19 berbasis masyarkat dan keluarga.

Menurut Aries Yasin, Perwakilan Bappeda Enrekang mengatakan, kunjungan ini merupakan upaya stimulus gerakan sehat berbasis keluarga, dengan melakukan kunjungan rumah secara door to door yang memberikan informasi dan Edukasi terkait langkah pencegahan dan penulran.

Diantaranya, kata Aries Yasin, seperti informasi etika batuk, cara cuci tangan pakai sabun diair mengalir, serta beberapa hal lain yang dilakukan Germas berbasis keluarga dalam upaya pencegahan virus mematikan itu yang sejalan dengan program tim gugus tugas Enrekang.

“Hari ini, tim menyerahkan media” KIE berupa stiker etika batuk yg baik, stiker Germas, stiker Pentingnya pakai Masker dan Leaflet pencegahan Covid-19 di Puskesmas dan Kecamatan, dan melakukan stimulan gerakan, dengan mengunjungi 10 rumah masyarakat untuk edukasi,”jelas Aries, Kamis (23/4/2020).

Sementara itu, perwakilan Dinkes Enrekang, Rijalul Jabar mengungkapkan, edukasi saat kunjungan rumah, untuk memberikan informasi yg tepat, tentu dengan kaidah pola jarak.

Menurutnya, kita tidak boleh terputus dengan masyarakat, karena memberi informasi yang benar, tentunya dapat memutus mata rantai penularan Covid 19.

“Informasi Hoax dan ragam Stigma Negatif terkait virus corona, menjadi momok yg semakin menakutkan.
Harapannya adalah informasi yg diberikan dapat diingat, serta media stiker ditempel dirumah warga menjadi penanda bahwa ada diskusi dan proses share pendapat dan gagasan dalam usaha mengeliminasi Covid 19,”katanya

Dijelaskannya, usaha kesehatan tak bisa kita laksanakan sendiri, tapi harus keroyokan. Artinya ada keterlibatan lintas sektor, dan program, terlebih hari ini kami bersama Tim dari Bappeda terlibat dalam satu Forum Germas Enrekang mendukung Gugus tugas Pencegahan dan penanggulangan virus corona.

“Sejumlah pihak yang terlibat dalam melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dengan melakukan koordinasi tim Pramuka melalui pembinaan Saka Bhakti Husada (SBH) Kwarcab Enrekang, dan SBH Puskesmas kota juga ijut and I’m,”jelas Rijalul. (Bass)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *