Dampak Banjir, PDAM Sidrap Tidak Dapat Berproduksi Sementara Waktu, Ini Alasannya

oleh -111 views

SIDRAP, KATAINFO.com — Curah hujan yang turun sejak beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dibeberapa wilayah di daerah ini.

Dampak dari bencana banjir tersebut, membuat produksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sidrap terpaksa tidak dapat berproduksi untuk sementara waktu.

Demikian disampaikan Direktur PDAM Sidrap, Zul Askar yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Ahad (12/1/2020) membenarkan tidak adanya produksi akibat bencana banjir.

“Pihak kami bukan sengaja menghentikan produksi, melainkan terjadinya banjir, sehingga proses produksi air bersih tidak dapat dilakukan,”jelas Zul Askar.

Menurutnya, ada 5 Ibu Kota Kecamatan (IKK) yang tidak dapat menerima aliran air PDAM yaitu, IKK Tellu Limpoe dengan kapasitas produksi 39 liter/detik, IKK Lakessi, kapasitas 20 liter/detik.

Selanjutnya, IKK Bilokka dengan kapasitas produksi 10 liter/detik, dan IKK Lawawoi yang berkapasitas 10 liter perdetik dengan total pelanggan secara keseluruhan sebanyak 3.500.

Dijelaskannya, penghentian produksi untuk sementara waktu ini, diakibatkan banjir yang membuat sejumlah bak penampungan air PDAM meluber dan airnya sangat keruh serta kotor yang tidak layak dialirkan ke pelanggan.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini, produksi PDAM kembali normal seperti biasanya, dan masalah ini tergantung kondisi cuaca. Atas nama pimpinan dan staf PDAM Sidrap memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas terjadinya penghentian produksi sementara,”kata Zul Askar. (Diah).

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *