Aksi Unras Ratusan Orang Tua Murid, Menuntut Kepala Sekolah SD Lainungan, Sidrap di Pindahkan, Ini Alasannya

oleh -248 views

SIDRAP, KATAINFO.com — Aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan ratusan orang tua murid SD No 2 Lainungan, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Senin (23/9/2019) membuat aktivitas belajar murid terhenti untuk sementara waktu.

Alasannya, para orang tua murid itu, menuntut agar mutasi yang dilakukan terhadap Hj Salamong, salah seorang guru yang telah mengabdi selama kurang lebih 31 tahun disekolah itu, dinilai salah satu bentuk ketidak adilan dan kezaliman.

Pasalnya, mutasi tersebut, diduga kuat sarat rekayasa yang dilakukan kelompok tertentu bekerjasama dengan Kepsek, Hj Nuraini yang di dasari munculya tanda tangan palsu untuk memindahkan guru tersebut dengan mengatasnamakan orang tua murid.

Menurut orang tua murid, alasan pemindahan Hj Salamong ke sekolah lain diwilayah itu, sangat tidak masuk akal dengan memunculkan isu pembelian baju batik sebanyak 44 murid untuk kepentingan gerak jalan pada perayaan 17 Agustus lalu.

Padahal, lanjut orang tua murid, dari 44 orang tua murid yang diikutkan anaknya mengikuti gerak jalan itu, merasa tidak keberatan adanya pembelian seragam baju batik itu, tapi kenapa ada muncul tanda tangan 10 orang tua murid yang keberatan, sehingga hal ini diduga palsu dan mendesak polisi untuk mengusut tuntas masalah ini.

“Dari 44 orang tua murid yang diikutkan anaknya mengikuti gerak jalan, rela mengeluarkan biaya pembelian baju batik seragam, tapi kenapa muncul tangan palsu yang diketahui Kepsek dan dijadikan acuan Dikbud Sidrap untuk melakukan mutasi,”jelas Amirullah dan Sumiati atas nama perwakilan orang tua murid.

Aksi unras tetsebut, berhasil diredam aparat keamanan setelah Kabag Ops Polres Sidrap, Kompol Soma didampingi Kapolsek Watang Pulu, IPTU Zakaria serta Kadis Dikbud Sidrap, Nur Kanaah atas nama pemkab Sidrap

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap, Nur Kanaah saat ditemui dilokasi mengaku akan menyelesaikan persoalan itu secepatnya.

“Saya akan melihat dulu siapa-siapa nama yang sudah tanda tangan itu dan berkoordinasi dengan kepala desa setempat, siapa warganya itu,” ucapnya.

Mengenai permintaan warga itu, dia juga akan langsung membicarakan dengan Bupati Sidrap, H Dollah Mando.

Lebih jauh, Nur Kanaah mengaku persoalan ini ada kesalah pahaman yang awalnya karena adanya surat masuk ke kantor terkait tanda tangan itu.

“Sehingga Kabid PTK Disdikbud Sidrap membuatkan rekomendasi untuk dimutasi hingga akhirnya Hj Salamon di pindahkan ke SDN 6 Arawa,” kata Nur Kanaah. (Diah)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *