497 Jiwa Terdampak Banjir Lumpur di Sidrap, Ini Lokasinya

oleh -106 views

SIDRAP, KATAINFO.com — Curah hujan hujan yang turun sejak beberapa hari terakhir ini di Desa Belawae, Dengeng-Dengeng, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, dilanda banjir bandang, Senin subuh (19/8/2019) sekira pukul 04.00 Wita.

Dari musibah banjir tetsebut, sebanyak 497 jiwa terdampak banjir yang disertai lumpur serta dahan pohon yang diduga kuat hasil penebangan liar dikawasan hutan diwilayah itu.

Banjir tersebut juga diperparah dengan meluapnya sungai yang ada diwilayah itu dan memasuki pemukiman padat penduduk yang merusak sekolah dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

Untuk saat ini, tim reaksi cepat dari pemerintah daerah, TNI-Polri sudah kelokasi banjir untuk membantu para korban banjir sekaligus melakukan pendataan terkait kerugian materi akibat
bencana banjir tersebut.

“Banjir bandang diwilayah itu juga pernah terjadi pada 2017 lalu yang mengakibatkan warga, yang pada tahun ini kembali melanda 497 jiwa, dan Alhamdulillah, banjir yang lalu dengan yang terjadi sekarang tidak ada korban jiwa,”jelas Kepala BPBD Sidrap, Suara Barang yang dikonfirmasi melalui ponselnya, sesaat lalu.

Dijelaskannya, dampak dari banjir tersebut, menhgenangi ratusan hektar tanaman padi dan jembatan Bulete yang merupakan penghubung trans Sulawesi juga terancam rusak akibat banjir tersebut.

Kerusakan lain dari dampak banjir bandang itu, kata Siara Barang, adalah jaringan PLN terputus, sarana air bersih rusak berat, dan 6 rumah rusak berat.

Sementara hasil pendataan, di Desa Belawae terdapat 100 unit rumah terdampak dengan tinggi banjir 30 hingga 100 centimeter, sedangkan di Desa Buntu Buangin terdampak dari longsor meliputi 5 rumah rusak berat, ruas jalan desa sepanjang 15 km rusak berat, 1 jembatan rusak berat dan 10.000 pohon cengkeh produktif terbawa longsor. (Diah)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *